Hari Kamis, Pekan Biasa XVII
Kel 40:16-21.34-38
Mzm 84: 3.4.5.6a.8a.11
Mat 13:47-53
Kemah Suci yang
mempersatukan


Kisah ini menarik perhatian kita semua terutama
ingatan kita dibangkitkan kembali karena Tuhan selalu hadir di tengah umatNya.
Awan dan api adalah symbol kehadiran Tuhan di tengah umatNya. Tuhan selalu
mendampingi mereka dalam perjalanan di padang gurun menuju tanah terjanji. Oleh
karena itu dikatakan bahwa mereka tidak akan berpindah tempat kalau awan tidak
naik di atas Kemah Suci. Tuhan juga menjadi gembala yang baik bangsa Israel. Ia
menuntun mereka dengan kasih dan kesabaran yang tinggi. Banyak kali mereka menggerutu,
menyembah berhala tetapi Tuhan masih tetap mengampuni. Ia tidak membiarkan
mereka berjuang sendiri.

Perjalanan umat Israel di padang gurun ibarat
para nelayan yang menangkap ikan di danau Galilea sebagaimana diumpamakan Yesus
dalam bacaan Injil tentang Kerajaan Surga. Di antara para umat Israel juga ada
yang berdosa karena menggerutu dan menyembah berhala. Hidup mereka penuh
kejahatan tetapi ada juga orang yang baik seperti Musa yang dapat membawa
mereka ke tanah terjanji. Demikian kiranya sama dengan para nelayan yang
menangkap ikan dengan pukat. Di dalam pukat itu ada ikan yang baik dan buruk.
Ikan yang baik tetap akan disimpan, ada juga ikan yang buruk akan dibuang ke
dalam danau. Apa artinya ini? Tuhan sebenarnya tetap menunjukkan kesabaranNya
kepada manusia. Orang baik dan jahat dibiarkan hidup berdampingan dan tentu
satu harapan Tuhan bagi manusia adalah bahwa segala kebaikan Tuhan hendaknya
dimiliki oleh setiap orang sehingga dapat mengubah orang yang jahat menjadi
baik.
Perumpamaan tentang ikan di dalam pukat juga
mengarahkan kita semua kepada pengadilan terakhir di mana akan ada pemisahan
antara orang baik dan orang jahat. Orang baik akan bersinar memancarkan terang
kasih Allah di surga, orang jahat akan menghuni dapur api untuk selama-lamanya.
Tentu saja, Tuhan tidak akan menghendaki kita untuk menghuni dapur api untuk
selamanya. Tuhan justru menghendaki agar kita memancarkan api cinta kasihNya
untuk selama-lamanya. Bahwa akan ada pemilahan terhadap orang yang baik dan
jahat, tetapi di dalam Yesus Kristus ada keselamatan. Mari kita membuka diri
kepadaNya. Mari kita masuk di dalam kemah suci, di dalam sakramen mahakudus
untuk menyembah dan memuliakan Dia sebagai Tuhan dan Allah kita.

Doa: Tuhan Bapa di dalam Surga, kami memohon berkatMu untuk seluruh kehidupan kami. Amen
PJSDB
No comments:
Post a Comment